Anatomi Burung Elang

Berikut ini akan dijelaskan tentang Anatomi burung elang secara lengkap dan jelas. Burung Elang merupakan salah satu jenis burung pemangsa yang memiliki ukuran cukup besar, dapat terbang dengan cepat, mempunyai bentuk sayap yang lebar, Mempunyai paruh dan kuku yang kuat.

Elang merupakan salah satu burung yang cukup tangguh karena bisa melihat mangsanya dari jarak yang jauh dengan tajam. Kemampuan yang dimilikinya ini membantunya dalam menangkap mangsanya, Elang dapat hidup dengan rentan umur yang panjang dalam laju reproduksi yang rendah namun hidup berpasang-pasangan secara monogami


Anatomi Burung Elang
Anatomi Burung Elang
Baca Juga : Anatomi Kupu Kupu, Siklus Hidup dan Habitatnya


Struktur Otot dan Rangka Burung Elang


Struktur Otot dan Rangka yang dimiliki oleh burung elang dapat membantu mereka untuk terbang dengan jarak tempuh yang jauh, seperti halnya Burung Elang Steppe yang mampu menempuh jarak terbang sampai 4000 mil dari kawasan asia tengah - asia afrika.


Tulang Punggung Burung Elang


Pada tulang punggung Elang memiliki sipat pneumatic, jadi terdapat rongga yang dipenuhi dengan udara. Berat otot yang dimiliki oleh elang tergantung dari pusat gravitasinya.


Alat Pernapasan Burung Elang


Perlu anda ketahui, bahwa elang memiliki paru-paru dan kantong udara, setiap pundi-pundi yang dimilikinya digunakan untuk menyimpan udara pada saat mereka sedang terbang.


Berikut ini proses pernapasannya


Awalnya dari hidung, menuju ke tenggorokan, setelah itu masuk ke dalam pundi-pundi udara baru masuk kedalam paru-paru.

Dengan adanya pundi-pundi udara ini, elang dapat memiliki kemampuan pernapasan yang baik dan memiliki bekal jumlah oksigen yang banyak pada saat mereka sedang terbang.


Jantung Burung Elang


Jantung elang terdiri dari empat bilik sama seperti halnya yang dimiliki oleh manusia, bilik atas dikenal dengan nama atrium dan bilik bawah dikenal dengan nama ventrikel


Usia Burung Elang


Burung Elang Dapat hidup hingga usia 70 tahun, namun pada saat usianya mencapai angka 40 tahun, Burung elang akan mudah merasakan sakit, menderita dan melalui banyak masa-masa sulit.

Pada saat usia burung elang masuk 40 tahun, maka mereka akan kesulitan untuk terbang, karena bulu-bulu sayapnya akan menebal sampai membuat mereka akan sulit untuk mengepakan sayap dan bernafas, Cakar-cakar kuatnya akan membengkok dan hal ini akan membuat burung elang akan kesulitan untuk menerkam mangsanya. 

0 Response to "Anatomi Burung Elang"

Posting Komentar

terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel