Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tugas dan Tanggung Jawab Admin Audit

Tugas dan Tanggung Jawab Admin Audit - Admin Audit adalah seseorang yang memiliki tugas untuk melakukan pengecekan laporan keuangan, membuat dan atau melakukan review SOP perusahaan terkait akunting, menyusun program audit untuk dijadikan sebagai paduan dalam pelaksanaan audit, melakukan review atas temuan Audit dan menentukan penanganan yang tepat, melakukan pemantauan terkait diterapkan atau tidaknya keputusan audit yang sudah ditetapkan, melakukan input transaksi harian, membuat laporan keuangan hasil audit, membuat laporan stock opname atau cash opname, dan melakukan rekonsiliasi data kas dengan bank serta rekonsiliasi hutang dan piutang milik perusahaan.

Admin Audit


Tugas dan Tanggung Jawab Admin Audit

Adapun beberapa tugas dan tanggung jawab menjadi seorang Admin Audit adalah sebagai berikut:

1. Memeriksa laporan keuangan

Seorang Admin Audit akan ditugaskan untuk memeriksa laporan keuangan yang telah dibuat. Tidak hanya akan diminta untuk mengecek kesalahan dalam laporan tersebut, namun mereka juga akan diminta untuk menanyakan berkas penunjang dari transaksi yang telah dilakukan seperti kwitansi, faktur, dan invoice. Mereka harus memastikan bahwa dokumen yang telah diserahkan asli atau tidak. Jika ditemukan adanya kejanggalan (dokumen palsu), maka perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan penelusuran yang serius.

2. Melakukan review SOP perusahaan terkait akuntansi

Jika sering kali ditemukan adanya manipulasi dalam pembuatan laporan keuangan. Seorang Admin Audit perlu mereview kembali SOP yang ada pada bagian akunting. Mereka juga diperbolehkan untuk melakukan pembaharuan SOP demi kemajuan perusahaan kedepannya agar terjadi transparansi dalam pembuatan laporan akuntansi perusahaan.

3. Menyusun program audit yang akan dijadikan sebagai panduan dalam pelaksanaan audit

Sebelum melakukan proses auditing, seorang Admin Audit bertugas untuk menyusun program audit. Hal ini bertujuan agar proses audit nantinya dapat dilakukan secara sistematis dan terorganisir dengan baik sehingga dapat menghasilkan hasil audit yang maksimal dan menyeluruh.

4. Melakukan review hasil audit yang telah dilakukan dan memberikan penanganan yang tepat

Jika ditemukan temuan yang menyalahi aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, maka harus dilakukan review secara mendalam. Setelah itu, akan ditentukan keputusan apa yang akan diambil untuk menangani masalah tersebut. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, seperti memberikan pengarahan hingga membuat laporan ke pusat untuk membuatkan surat peringatan bagi karyawan yang bermasalah.

5. Melakukan pemantauan terkait dengan peraturan audit yang telah ditentukan

Setelah dibuatkan aturan yang baru, seorang Admin Audit bertugas untuk melakukan pemantauan apakah peraturan yang dibuat telah diterapkan atau tidak.

6. Menginput data transaksi harian

Seorang Admin Audit juga bertugas untuk melakukan data entry transaksi harian yang terjadi selama melakukan proses audit. Tugas ini tidak dilakukan sendiri, mereka akan bekerja sama dengan bagian staff akunting. 

7. Membuat laporan keuangan hasil audit

Seorang Admin Audit juga harus menyiapkan laporan keuangan hasil audit yang telah dilakukan. Laporan ini nantinya akan diserahkan kepada atasan atau orang yang memiliki wewenang terhadap proses audit tersebut. 

8. Membuat laporan stock opname atau cash opname

Hal ini akan terjadi jika pada saat melakukan audit, stock opname atau cash opname juga dilakukan oleh perusahaan. Seorang Admin Audit akan diminta untuk membantu proses tersebut.

9. Melakukan rekonsiliasi kas dan Bank

Selain beberapa tugas utama yang telah disebutkan diatas. Seorang Admin Audit juga memiliki tugas untuk melakukan rekonsiliasi atau penyesuaian antara data-data kas dengan data bank yang dimiliki oleh perusahaan. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak terjadi kesalahan, sehingga data menjadi balance.

10. Melakukan rekonsiliasi utang dan piutang

Selain melakukan rekonsiliasi pada data kas dan bank, mereka juga akan diminta untuk melakukan rekonsiliasi terhadap data hutang piutang milik perusahaan. Biasanya akan dilakukan koordinasi dengan staff account receivable dan staff payable.

Persyaratan yang harus Anda penuhi untuk bisa menjadi seorang Admin Audit

  1. Memiliki riwayat pendidikan jurusan S1/S2 Akuntansi
  2. Memiliki pengalaman audit minimal 1 tahun
  3. Memiliki daya analisis yang baik
  4. Memiliki karakter yang tegas dalam mengambil keputusan
  5. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan mudah dipahami, tidak berbelit belit
  6. Memiliki mental yang kuat
  7. Bisa bekerja dibawah tekanan
  8. Memahami proses akuntasi dengan baik

Demikian informasi tentang Tugas dan Tanggung Jawab Admin Audit. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.